SAWI
PEDOMAN TEKNIK
BUDIDAYA

Ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120cm dan
panjangnya 1-3 meter, tinggi bedengan 20-30 cm. Dua minggu sebelum benih
ditabur, bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu ditambah 20
gram urea, 10 gram TSP, dan 7,5 gram Kcl.
Cara melakukan pembibitan : benih ditabur, lalu ditutupi
tanah setebal 1 – 2 cm, lalu disiram dengan sprayer, kemudian diamati 3 – 5
hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman
dipindahkan ke bedengan.
PENGOLAHAN TANAH

Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan, kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 – 40 cm. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah.
TEKNIK PENANAMAN


PEMELIHARAAN

HAMA PENYAKIT
HAMA
1. Ulat
titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell.)
2. Ulat
tritip (Plutella maculipennis).
3. Siput
(Agriolimas sp.)
4. Ulat
Thepa javanica.
5. Cacing
bulu (cut worm).
PENYAKIT
2. Bercak
daun alternaria.
3. (sof Busuk basah t mildew).
4. Penyakit
rebah semai (dumping off)
5. Busuk
daun.
6. Busuk
Rhizoctonia (bottom root).
7. Bercak
daun.
8. Virus
mosaik.
PANEN DAN PASCA PANEN
PANEN DAN PASCA PANEN
Umur panen sawi paling lama 40-70 hari. Terlebih dahulu
melihat fisik tanaman seperti warna, bentuk dan ukuran daun. Cara panen ada 2
macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian
pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam.
PASCA PANEN
Pasca panen sawi, yang perlu diperhatikan adalah :
1. Pencucian
dan pembuangan kotoran,
2. sortasi,
3. pengemasan,
4. penyimpanan,
5. Pengolahan.